JKT48

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tuesday, 18 October 2016

Tugas 2

Pengertian Arus Kas (Cash Flow)
Arus kas (cash flow) adalah suatu laporan keuangan yang berisikan pengaruh kas dari kegiatan operasi, kegiatan transaksi investasi dan kegiatan transaksi pembiayaan/pendanaan serta kenaikan atau penurunan bersih dalam kas suatu perusahaan selama satu periode.
Menurut PSAK No.2 (2002 :5) Arus kas adalah arus masuk dan arus keluar kas atau setara kas. Laporan arus kas merupakan revisi dari mana uang kas diperoleh perusahaan dan bagaimana mereka membelanjakannya. Laporan arus kas merupakan ringkasan dari penerimaan dan pengeluaran kas perusahaan selama periode tertentu (biasanya satu tahun buku).
Laporan arus kas (cash flow) mengandung dua macam aliran/arus kas yaitu :
1. Cash inflow
Cash inflow adalah arus kas yang terjadi dari kegiatan transaksi yang melahirkan keuntungan kas (penerimaan kas). Arus kas masuk (cash inflow) terdiri dari:
•    Hasil penjualan produk/jasa perusahaan.
•    Penagihan piutang dari penjualan kredit.
•    Penjualan aktiva tetap yang ada.
•    Penerimaan investasi dari pemilik atau saham bila perseroan terbatas.
•    Pinjaman/hutang dari pihak lain.
•    Penerimaan sewa dan pendapatan lain.
2. Cash out flow
Cash out flow adalah arus kas yang terjadi dari kegiatan transaksi yang mengakibatkan beban pengeluaran kas. Arus kas keluar (cash out flow) terdiri dari :
•    Pengeluaran biaya bahan baku, tenaga kerja langsung dan biaya pabrik lain-lain.
•    Pengeluaran biaya administrasi umum dan administrasi penjualan.
•    Pembelian aktiva tetap.
•    Pembayaran hutang-hutang perusahaan.
•    Pembayaran kembali investasi dari pemilik perusahaan.
•    Pembayaran sewa, pajak, deviden, bunga dan pengeluaran lain-lain.

Laporan arus kas ini memberikan informasi yang relevan tentang penerimaan dan pengeluaran kas dari perusahaan dari suatu periode tertentu, dengan mengklasifikasikan transaksi berdasarkan pada kegiatan operasi, investasi dan pendanaan.

Menurut PSAK No.2 (2002:9) Laporan arus kas harus melaporkan arus kas selama periode tertentu yang diklasifikasikan menurut aktivitas operasi, investasi, dan pendanaan.
Aktivitas Operasi
Aktivitas operasi menimburkan pendapatan dan beban dari operasi utama suatu perusahaan. Karena itu aktivitas operasi mempengaruhi laporan laba rugi, yang dilaporkan dengan dasar akrual. Sedangkan laporan arus kas melaporkan dampaknya terhadap kas. Arus masuk kas terbesar dari opersi berasal dari pengumpulan kas dari langganan. Arus masuk kas yang kurang penting adalah penerimaan bunga atas pinjaman dan dividen atas investasi saham. Arus keluar kas operasi meliputi pembayaran terhadap pemasok dan karyawan, serta pembayaran bunga dan pajak.

Aktivitas Investasi
Aktivitas investasi meningkatkan dan menurunkan aktiva jangka panjang yang digunakan perusahaan untuk melakukan kegiatannya. Pembelian atau penjualan aktiva tetap seperti tanah, gedung, atau peralatan merupakan kegiatan investasi, atau dapat pula berupa pembelian atau penjualan investasi dalam saham atau obligasi dari perusahaan lain.

Pada laporan arus kas kegiatan investasi mencakup lebih dari sekedar pembelian dan penjualan aktiva yang digolongkan sebagai investasi di neraea. Pemberian pinjaman juga merupakan suatu kegiatan investasi karena pinjaman menciptakan piutang kepada peminjam. Pelunasan pinjaman tersebut juga dilaporkan sebagai kegiatan investasi pada laporan arus kas.

Aktivitas Pendanaan
Aktivitas pendanaan meliputi kegiatan untuk memperoleh kas dari investor dan kreditor yang diperlukan untuk menjalankan dan melanjutkan kegiatan perusahaan. Kegiatan pendanaan mencakup pengeluaran saham, peminjaman uang dengan mengeluarkan wesel bayar dan pinjaman obligasi, penjualan saham perbendaharaan, dan pembayaran terhadap pemegang saham seperti dividen dan pembelian saham perbendaharaan. Pembayaran terhadap kreditor hanyalah mencakup pembayaran pokok pinjaman.
Penyusunan Cash Flow
       Dalam menyusun sebuah laporan arus kas terlebih dahulu kita menyusun data posisi keuangan terlebih dahulu agar mudah dalam menganalisis efek kas dalam aktivitas perusahaan. Data posisi keuangan dapat kita peroleh dari laporan laba/rugi konsolidasi dan neraca konsolidasi dua periode terkhir. Selain itu data tersebut juga dapat diperoleh dari transaksi-transaksi (data-data) khusus yang memiliki efek terhadap posisi keuangan perusahaan.
Setelah pemilihan data tersebut, kita juga perlu memverivikasi data yang telah tersusun kedalam salah satu kategori aktivitas perusahaan. Ini dapat kita ketahui melalui analisis efek perubahan saldo sebuah akun dalam jenis aktivitas yang dijalankan perusahaan.
Langkah langkah penyusunan cash flow , ada 4 langkah dalam penyusunan cash  flow :
1.      menentukan minimum cash
2.      menyusun estimasi pemasukan dan pengeluaran
3.      Menyusun perkiraan kebutuhan dana dari hutang yang dibutuhkan untuk menutupi defisit kas dan membayar kembali pinjaman dari pihak ketiga.
4.      Menyusun kembali keseluruhan penerimaan dan pengeluaran setelah adanya transaksi finansial dan budget kas yang final.

Cash flow terdiri dari 3 baagian utama :

(Cash in flow) pada bagian ini mengidentifikasi sumber-sumber dana yang akan diterima, jumlah dananya dan waktu dalam periode tersebut, yang akan dihasilkan berupa penjualan tunai, penjualan kredit yang akan menjadi piutang, hasil penjualan aktiva tetap dan penerimaan lainnya. Perincian kas ini terdiri dari dua sifat, yaitu kontinyu dan intermitan.

(Cash out flow) pada bagian ini berhubungan dengan pengidentifikasian semua kas yang sudah diantisipasi, antara lain pembelian barang dagang baku, pembayaran hutang, upah, administrasi, dan pengeluaran lainnya. Cash out flow juga punya dua sifat yang sama yaitu kontinyu dan intermitan financing ( pembiayaan ), pada bagian ini menunjukan besarnya net cash flow dan besarnya kebutuhan dana jika terjadi defisit.

Perhitungan Cash Flow
Perhitungan cash flow dapat menggunakan tabel dan diagram cash flow umtuk mengetahui aliran dana yang dipakai setiap periodenya. Untuk mengetahui lebih jelas perhitungan cash flow dibawah ini merupakan contoh kasus sliran dana dalam perusahaan yang dapat diselesaikan dengan perhitungan cash flow.

Sumber:
http://sistem-akuntansi1000.blogspot.co.id/2012/09/pengertian-arus-kas-cash-flow.html

Tugas 1

Definisi Ekonomi Teknik
   Ekonomi teknik (Engineering economy) adalah disiplin ilmu yang berkaitan dengan aspek-aspek ekonomi dalam teknik yang terdiri dari evaluasi sistematis dari biaya-biaya dan manfaat-manfaat usulan proyek-proyek teknik. Tujuan utama dari ekonomi teknik pada dasarnya adalah efisiensi yang diukur dengan nilai waktu dari uang. Menurut Eva F. Karamah, ekonomi teknik berfungsi untuk mengetahu konsekuensi keuangan dari produk, proyek, dan proses-proses yang dirancang oleh insinyur dan membantu membuat keputusan rekayasa dengan membuat neraca pengeluaran dan pendapatan yang terjadi sekarang dan yang akan datang – menggunakan konsep “nilai waktu dari uang.


1. Ruang Lingkup Ekonomi Teknik
   Ekonomi Teknik (Engineering Economics) mencakup prinsip dan berbagai teknis matematis untuk pengambilan keputusan ekonomis. Dengan teknik-teknik ini, suatu pendekatan yang rasional untuk mengevaluasi aspek – aspek ekonomis dari alternatif yang berbeda dapat dikembangkan. Secara kasar dapat disebutkan bahwa penggunaan terbesar ekonomi teknik adalah evaluasi beberapa alternatif untuk menetukan suatu aktivitas atau investasi paling sedikit memberikan kerugian (Least Costly) atau yang memberikan keuntungan paling banyak (Most Profitable).
   Studi ekonomi teknik membantu dalam mengambil keputusan optimal untuk menjamin penggunaan dana dengan efisien. Studi ekonomi teknik harus diadakan sebelum setiap uang akan diinvestasikan atau sebelum komitmen diadakan. Studi ekonomi teknik dimulai dari sekarang. Kesimpulan ditarik bergantung pada prediksi kejadian (event) yang akan datang. Studi ekonomi teknik membutuhkan waktu untuk perhitungan yang cermat. Meskipun sistematis ini bukan suatu instrumen kecermatan (precission), melibatkan banyak faktor, perlu berdasarkan estimasi biaya dan pendapatan yang akan menjadi sasaran kesalahan, kemungkinan untuk memperoleh jawaban yang benar dalam membandingkan alternatif peralatan akan jauh lebih besar dengan estimasi berkemungkinan rinci daripada keputusan yang akan diambil atas dasar pengalaman atau intuisi seseorang. Bisnis yang sehat akan mendasarkan pada keputusan yang sudah diperhitungkan dengan cermat. Oleh sebab itu, untuk keputusan-keputusan manajemen, faktor pengalaman dan pertimbangan saja ada.

Kajian dari ekonomi teknik sendiri menyeimbangkan berbagai tukar rugi diantara tips-tips biaya dan kinerjanya. Masalah yang dapat diselesaikan menggunakan alnalisis ekonomi teknik adalah masalah yang memiliki tiga karakteristik berikut:

1. Masalah itu cukup penting, dan memerlukan pemikiran dan usaha serius dalam pemecahannya.
2. Masalah tersebut tidak dapat diselesaikan dalam benak kita tapi memerlukan analisis yang teliti yang mengorganisasikan setiap elemen masalah dan semua konsekuensi yang mungkin terjadi, dan tidak dapat diselesaikan sekaligus.
3. Masalah itu memiliki aspek ekonomis yang cukup penting sebagai komponen yang mengarahkan analisis pada keputusan.

   Mekanisasi yang diterapkan itu harus memberikan tambahan profit yang besar. Jika suatu perkebunan menetapkan untuk memilih mekanisasi permesinannya saja karena dianggap dapat meningkatkan efisiensi kerja lebih besar, maka muncul alternatif lain. Apakah perkebunan akan menerapkan permesinan di fasilitas pengolahan batang tebu, pengolahan lahan, atau panen. Bahkan jika sudah ditetapkan demikian, perkebunan masih harus memilih tipe mesin apa yang akan dibeli karena menyangkut daya tahan, kinerja mesin, dan kesesuaian dengan perkebunan tersebut. Semua itu harus diperhitungkan secara ekonomi dan matematis dengan tujuan untuk mendapatkan hasil dan keuntungan yang maksimum, atau kerugian yang minimal. Tahapan analisis ekonomi teknik
1.         Definisikan masalah dan tujuannya
2.         Mengumpulkan informasi yang relevan terkait kasus yang sedang dipelajari
3.         Memunculkan alternatif
4.         Evaluasi setiap alternatif
5.         Penentuan alternatif terbaik dengan beberapa kriteria
6.         Menerapkan hasilnya dan memantau kerjanya

Dalam mengevaluasi beberapa alternatif yang tersedia, ekonomi teknik biasanya mempertimbangkan nilai uang terhadap waktu, estimasi pendapatan dan biaya, strategi keuangan, inflasi, depresiasi, ketidakpastian, pajak, undang-undang kebijakan, periode perencanaan, tingkat bunga modal, perhitungan nilai dan harga, hingga rate of return.Rate of return adalah seberapa besar tingkat pengembalian biaya setelah alternatif dilaksanakan.


2. Pengertian Proposal Teknik
Dalam prosesnya, pengadaan suatu proyek-proyek teknik memerlukan perencanaan yang matang dan mendetail. Biasanya rancangan, komponen, alat serta pendanaan yang dibutuhkan suatu proyek teknik akan disusun terlebih dahulu dalam suatu proposal teknik. Proposal teknik merupakan suatu usulan kegiatan dalam bidang teknik yang diterangkan dalam bentuk rancangan kerja secara terperinci dan sistematis yang akan dilaksanakan atau dikerjakan. Dalam menyusun proposal teknik perlu diterapkan prinsip-prinsip ekonomi teknik. Hal ini dimaksudkanagar dalam perancangan dan pembuatan proyek dapat dilakukan se-efisien mungkin. Oleh karena itu, proposal teknik harus dibuat sebaik mungkin agar dukungan yang didapat baik berupa fasilitas atau pendanaan yang diajukan akan diterima secara maksimal sehingga proyek yang dirancang akan berjalan lancar.


3. Proses Pengambilan Keputusan
Tingkat keberhasilan suatu proyek teknik tidak hanya ditentukan oleh keahlian insinyur saja (dibidang teknik), akan tetapi perlu juga dilakukan pengambilan-pengambilan keputusan yang baik untuk menjalankan proyek tersebut (diluar keahliannya di bidang teknik). Oleh karena itu proses pengambilan keputusan itu harus dirinci secara baik. Proses pengambilan keputusan merupakan proses dimana dilakukan pertimbangan mengenai kebijakan atau keputusan apa saja yang akan diambil dalam melakukan sesuatu, dalam hal ini adalah proyek teknik.


4. Tahapan Pengambilan Keputusan
Pengambilan keputusan yang rasional merupakan keputusan yang komplek dan beragam. Ada 8 tahapan yang harus dilakukan dalam pengambilan sebuah keputusan

1. Mengenali Masalah
Jhon Dewey seorang filsuf Amerika mengatakan “suatu masalah yang didefinisikan secara benar adalah masalah yang sebagian telah terselesaikan” Itu berarti hanya masalah yang telah dikenali dengan benarlah yang berpotensi untuk diselesaikan, tanpa mengenali masalah dengan benar kita akan tersesar sehingga solusi yang tepat tidak akan pernah tercapai.

2. Menetapkan Tujuan dan Sasaran
Masalah adalah situasi yang menghambat tercapainya suatu tujuan yang telah ditentukan dalam sebuah perusahaan berbagai masalah utama akan terkait dengan tidak tercapai sebuah profit, dan masalah yang dihadapi para individu umumnya terkait dengan tidak tercapainya kepuasan. Tujuan yang bersifat umum seringkali diuraikan menjadi tujuan yang sempit, spesifik, dan kuantitatif.

3. Menyusun Data yang Relevan
Sebuah keputusan yang terbaik adalah keputusan yang dibuat dengan memanfaatkan informasi yang tepat yang didapat dengan menyusun berbagai data yang lebih akurat dan relevan. Dalam mengembangkan informasi itu analis harus dapat data yang relevan dan bisa menentukan apakah nilainya sesuai dengan biaya yang dikeluarkan untuk memperolehnya. Menyusun data yang relevan adalah pekerjaan yang sangat sulit.

4. Mengidentifikasi Alternatif yang Layak
Dari sekian banyak cara penyelesaian masalah, hanya ada sebagian alternatif yang layak dipertimbangkan sebagai solusi potensial, namun demikian perlu kehati-hatian untuk tidak menentukan alternatif terbaik pada tahap ini, jika itu terjadi maka solusi yang didapatkan mungkin bukan yang terbaik. Ada berbagai alternatif yang dengan mudah dieliminasi dengan alasan yang sangat jelas seperti ketiadaan material, keterbatasan teknologi, dan keterbatasan waktu.

5. Menetapkan Kriteria Penilaian Alternatif
Dengan menggunakan alternatif terbaik dipilih dengan menilai berdasarkan berbagai kriteria tertentu, kata terbaik menunjukan bahwa penilaian pada dasarnya bisa bersifat kualitatif meliputi spektrum paling buruk, buruk, cukup, baik, lebih baik, paling baik. Dengan demikian baik atau buruk suatu alternatif akan bersifat relatif.

6. Membangun Model Keterhubungan
Sebuah elemen yang telah diidentifikasi (tujuan, data informasi, alternatif potensial, dan kriteria) digabungkan mejadi model matematika yang menunjukan hubungan antara variabel dan kemudian dipresentasikan.

7. Memprediksi Keluaran Alternatif
Model yang telah dibangun tersebut digunakan untuk memprediksi keluaran (outcome) dari setiap alternatif, perlu diingat bahwa setiap alternatif itu bisa menghasilkan keluaran yang beragam. Tapi guna menghindari komplikasi yang tidak perlu maka pengambilan keputusan diasumsikan menggunakan keluaran tunggal, dan keluaran-keluaran lain diabaikan.

8. Memilih Alternatif Terbaik
Memilih alternatif terbaik berdasarkan berbagai kriteria yang telah ditetapkan, pengambilan keputusan ini harus dilakukan secara hati-hati dan banyak diyakini bahwa solusi yang terbaik untuk masalah ini telah ditentukan dengan seksama.

9. Audit Pasca Pengambilan Keputusan
Ini sangat penting dilakukan untuk menjamin apa yang seharusnya diproyeksikan akan tercapai. Jika semua pihak yang terlibat dalam menyelesaikan suatu masalah itu menyadari bahwa rekomendasi mereka akan diaudit tingkat keberhasilannya.

Untuk menilai suatu alternatif dapat dilakukan denga cara yang berbeda, sebagai berikut
1. Menghasilkan paling sedikit kerusakan
2. Memperbaiki distribusi kekayaan penduduk
3. Menggunakan uang secara efisien dan ekonomis
4. Meminimasi pengeluaran uang
5.Memastikan bahwa yang mendapat benefit dari keputusan yang lebih banyak daripada yang menderita akibat keputusan yang itu
6. Meminimasi waktu pencapaian tujuan
7. Meminimasi pengangguran.


5.  Analisis Dalam Pengambilan Keputusan
   Dalam sistem produksi, fungsi dan peran yang harus dijalankan oleh manager adalah mengambil berbagai keputusan terhadap hal – hal yang berkaitan dengan alternatif tindakan yang harus dilaksanakan oleh proses produksi. Ada beberapa faktor yang ada di dalam kondisi secara nyata cenderung untuk mendapat derajat kesulitan dan kompleksitas dari keputusan yang harus diambil, contohnya
1. Faktor ketidakpastian mengenai kondisi yang akan datang, dim ana hal ini seringkali membawa kesulitan dalam bentuk penetapan potensi maupun kapasitas produksi yang terpasang harus direalisasikan.
2. Kebutuhan untuk memperhatikan berbagai macam kriteria yang harus dipenuhi seperti kuantitas, kualitas, biaya dan sebagainya.
3. Tekanan-tekanan yang berkaitan dengan kecepatan waktu pengambilan keputusan, dimana seringkali hal ini akan menghasilkan keputusan yang tidak tepat teliti dan jauh di luar harapan yang ada.
4. Adanya konflik-konflik yang sedang terjadi dan yang timbul akibat keanekaragaman pendapat atau pandangan opini dari berbagai pihak yang dilibatkan dalam proses pengambilan suatu keputusan tersebut. Hal semacam ini terjadi akibat adanya perbedaan latar belakang maupun interest berbagai pihak didalam melihat permasalahan yang harus dipecahkan dan diputuskan.

Meskipun banyak kesulitan dan kendala yang harus dihadapi, manajemen harus melakukan studi, analisis, evaluasi dan dilanjutkan dengan pengambilan keputusan. Setiap permasalahan yang harus dihadapi dan harus dipecahkan, terlebih dahulu harus dianalisis dan dikembangkan alternatif-alternatif kelayakannya, baik secara teknis ataupun ekonomis, untuk kemudian diputuskan yang paling layak.

Suatu rancangan ataupun proposal dari proyek, akan dievaluasi berdasarkan efisiensi teknik (fisik) ataupun efisiensi ekonomis. Disisi lain efisiensi ekonomis meskipun juga dinyatakan sebagai perbandingan output per input, tetapi dalam hal ini dinyatakan dalam unit satuan ekonomis (uang).


6. Proses Pemecahan Masalah
Masalah ekonomi teknik memang bertujuan untuk membahas tentang jalan keluar atau solusi bagi ilmu ekonomi ketika akan menghadapi berbagai masalah yang berhubungan dengan ekonomi teknik. Masalah ekonomi yang terjadi di masyarakat sangat banyak, dari mikro sampai yang makro. Secara singkat masalah ekonomi dapat dirumuskan dalam tiga pertanyaan penting yaitu
1.         Barang apa yang akan diproduksi (What)
Dalam pertanyaan ini mengandung arti bahwa ilmu ekonomi harus bisa menjawab barang apa saja yang perlu diproduksi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Biasanya prioritas pada barang kebutuhan pokok masyarakat kemudian ke tingkat kebuhan yang lebih tinggi yaitu kebutuhan sekunder dan tersier. Jangan sampai barang yang dibuat tidak dapat memenuhi kebutuhan, kalau ini bisa terjadi bisa menimbulkan hal-hal negatif, yaitu: inflasi dan kalau dalam bidang pangan bisa menyebabkan kelaparan atau kurang gizi.
2.         Bagaimana barang diproduksi (Who)
Pertanyaan ini berkaitan dengan strategi-strategi yang harus dibuat oleh produsen dalam membuat barang yang dibutuhkan oleh masyarakat. Strategi ini dibuat untuk bisa produksi yang dihasilkan dengan efisien serta memanfaatkan sumber daya yang ada. Sumber daya itu terdiri dari 4 faktor produksi yang terdiri atas sumber daya alam, tenaga kerja, modal dan wirausaha. Efisiensi produksi dapat menciptakan hasil produksi yang lebih bagus dan lebih murah.
3.         Untuk siapa barang dibuat (For Whom)
Barang dan jasa yang diproduksi juga harus memperhatikan komposisi konsumen yang akan dituju, misalnya produksi pakaian bayi, maka produksinya harus memperhitungkan bayi ada didaerah sekitar. Hal ini penting karena supaya produksi dapat lebih bermanfaat bagi masyarakat tanpa harus terjadi kekurangan atau kelabihan produksi.

Proses Pengambilan Keputusan
Banyak jenis keputusan yang berbeda harus dibuat dalam organisasi. Seperti bagaimana membuat suatu produk, bagaimana memelihara mesin, bagaimana menjamin kualitas produk dan bagaimana membentuk hubungan yang saling menguntungkan dengan pelanggan. Dengan keputusan yang berbeda ini, beberapa tipe dasar pemikiran harus dikembangkan untuk menetapkan siapa saja yang memiliki tanggung jawab untuk membuat keputusan dalam organisasi.
Pemikiran tersebut didasarkan pada dua faktor berikut
1.          Sejauh mana keputusan yang diambil akan mempengaruhi pihak lain.
2.          Tingkat manajemen.
Keputusan yang diambil mungkin hanya memiliki sedikit pengaruh terhadap organisasi secara umum, tetapi bisa saja sebaliknya. Semakin banyak pengaruh keputusan yang diambil terhadap organisasi tersebut, semakin vital keputusan tersebut. Tingkatan pada manajemen menuntuk pada manajemen tingkat bawah, menengah, dan atas. Dasar pemikiran untuk menentukan siapa yang akan mengambil keputusan adalah semakin besar pengaruh keputusan yang diambil terhadap organisasi (yang artinya semakin vital keputusan tersebut) maka semakin tinggi tingkatan manajer yang bertanggung jawab atas pengambilan keputusan tersebut. Walaupun seseorang wirausahawan memiliki tanggung jawab dalam pembuatan keputusan tertentu, tidak berarti ketika mengambil keputusan tidak membutuhkan bantuan orang lain, terutama anggota organisasinya.

Sebuah cara yang disebut “konsensus” yang biasa digunakan wirausahawan untuk mendorong anggota organisasi terlibat dalam pengambilan keputusan tertentu. Konsensus adalah persetujuan dalam pengambilan keputusan oleh semua individu yang terlibat didalamnya. Konsensus biasanya terjadi setelah pertimbangan dan pembahasan mendalam yang lama oleh anggota – anggota dari kelompok yang mengambil keputusan. Keputusan melalui konsensus memiliki kelebihan dan kekurangan.
a.       Kelebihan :
Seorang wirausaha dapat lebih memanfaatkan perhatian pada konsep, sementara anggota organisasi lainnya mengembangkan konsep dasar tersebut menjadi sebuah keputusan konkrit dan dapat diambil.
b.      Kekurangan :
Terlalu banyak orang yang dilibatkan, amak pengambilan keputusan memakan waktu yang relatif lama dan biayanya yang relatif mahal.

Kriteria pengambilan Keputusan.
Menurut konsepsi Anderson, nilai-nilai yang kemungkinan menjadi pedoman perilaku para pembuat keputusan itu dapat dikelompokkan menjadi beberapa kategori, sebagai berikut

1.      Nilai-nilai Politik
Pembuat keputusan mungkin melakukan penilaian atas altematif kebijaksanaan yang dipilihnya dari sudut pentingnya altematif-altematil itu bagi partai politiknya atau bagi kelompok-kelompok klien dari badan atau organisasi yang dipimpinnya. Keputusan-keputusan yang lahir dari tangan para pembuat keputusan seperti ini bukan mustahil dibuat demi keuntungan politik’ dan kebijaksanaan dengan demikian akan dilihat sebagai instrumen untuk memperluas pengaruh-pengaruh politik atau untuk mencapai tujuan dan kepentingan dari partai politik atau tujuan dari kelompok kepentingan yang bersangkutan.

2.      Nilai – nilai organisasi
Para pembuat keputusan, khususnya birokrat (sipil atau militer) mungkin dalam mengambil keputusan dipengaruhi oleh nilai-nilai organisasi di mana ia terlibat di dalam organisasi, badan administrasi, menggunakan berbagai bentuk ganjaran dan sanksi dalam usahanya untuk memaksa para anggotanya menerima, dan bertindak sejalan dengan nilai-nilai yang telah digariskan oleh organisasi. Sepanjang nilai-nilai semacam itu ada, orang-orang yang bertindak selaku pengambil keputusan dalam organisasi itu kemungkinan akan dipedomani oleh pertimbangan-pertimbangan semacam itu sebagai perwujudan dari hasrat untuk melihat organisasinya tetap lestari, unuk tetap maju atau untuk memperlancar program-program dan kegiatan-kegiatannya atau atau untuk mempertahankan kekuasaan dan hak-hak istimewa yang selama ini dinikmati.

3.      Nilai - nilai Pribadi
Hasrat untuk melindungi atau memenuhi kesejateraan atau kebutuhan finansial, reputasi diri atau posisi historis kemungkinan juga digunakan oleh para pembuat teputusan sebagai kriteria dalam pengambilan keputusan. Para politisi yang menerima uang sogok untuk membuat kepurusan tertentu yang menguntungkan si pemberi uang sogok, misalnya sebagai hadiah pemberian perizinan atau penandatanganan kontrak pembangunan proyek tertentu, jelas mempunyai kepentingan pribadi dalam benaknya. Seorang presiden yang mengatakan di depan para wartawan bahwa ia akan menggebut siapa saja yang bertindak inkonstirusional, jelas juga dipengaruhi oleh pertimbangan-pertimbangan pribadinya’misalnya agar ia mendapat tempat terhormat dalam sejarah bangsa sebagai seseorang yang konsisten dan nasionalis.

4.      Nilai – nilai Kebijaksanaan
Dari perbincangan di atas, satu hal hendaklah dicamkan, yakni janganlah kita mempunyai anggapan yang sinis dan kemudian menarik kesimpulan bahwa para pengambil keputusan politik inr semata-mata hanyalah dipengaruhi oleh pertimbangan-penimbangan demi keuntungan politik, organisasi atau pribadi. Sebab, para pembuat keputusan mungkin pula bertindak berdasarkan atas penepsi mereka terhadap kepentingan umum atau keyakinan tertentu mengenai kebijaksanaan negara apa yang sekiranya secara moral tepat dan benar. Seorang wakil rakyat yang mempejuangkan undang-undang hak kebebasan sipil mungkin akan bertindak sejalan dengan itu karena ia yakin bahwa tindakan itulah yang secara moral benar, dan bahwa persamaan hak-hak sipil itu memang merupakan tujuan kebijaksanaan negara yang diinginkan, tanpa mempedulikan bahwa perjuangan itu mungkin akan menyebabkannya mengalami resiko-resiko politik yang fatal.

5.      Nilai - nilai Ideologis
Ideologi pada hakikatnya merupakan serangkaian nilai-nilai dan keyakinan yang secara logis saling berkaitan yang mencerminkan gambaran sederhana mengenai dunia serta berfungsi sebagai pedoman benindak bagi masyarakat yang meyakininya. Di berbagai negara sedang berkembang di kawasan Asia, Afrika dan Timur Tengah nasionalisme yang mencerminkan hasrat dari orang-orang atau bangsa yang bersangkutan untuk merdeka dan menentukan nasibnya sendiri — telah memberikan peran penting dalam mewamai kebijaksanaan luar negeri maupun dalam negeri mereka. Pada masa gerakan nasional menuju kemerdekaan, nasionalisme telah berfungsi sebagai minyak bakar yang mengobarkan semangat perjuangan bangsa di negara – negara sedang berkembang melawan kekuatan kolonial. Indonesia, ideologi Pancasila setidaknya bila dilihat dari sudut perilaku politik regim, telah berfungsi sebagai resep untuk melaksanakan perubahan sosial dan ekonomi. Bahkan ideologi ini kerapkali juga dipergunakan sebagai instrumen pengukur legitimasi bagi partisipasi politik atau partisipasi dalam kegiatan pembangunan yang dilakukan oleh kelompok – kelompok dalam masyarakat.


7. Proses Pemecahan Masalah
Masalah-masalah yang timbul dalam pengambilan keputusan tentu perlu penyelesaian yang tepat. Untuk menyelesaikannya seorang insinyur haruslah tahu tahapan penyelesaian yang baik dan sistematis.

  -Memformulasikan permasalahan, termasuk di antaranya menentukan ruang lingkup secara umum yang menggambarkan kondisi awal dan akhir yang dihubungkan dengan proses “kotak hitam” yang belum diketahui. Artinya, pada tahap ini hanya perlu diformulasikan permasalahan apa yang dihadapi dan kondisi apa yang diharapkan setelah suatu solusi diterapkan, tanpa harus menyatakan bagaimana cara atau metoda solusi yang akan digunakan.

   -Menganalisis permasalahan untuk menyatakan permasalahan tersebut dengan lebih detail termasuk memformulasikan tujuan, sasaran, kendala yang dihadapi, variabel keputusan yang harus dicari nilainya, serta kriteria keputusan yang akan digunakan. Tahap ini menjadi begitu penting karena kelemahan atau kesalahan yang terjadi di sini akan berakibat langsung pada keputusan yang akan diambil.

  -Mencari alternatif-alternatif solusi dari permasalahan yang dianalisis. Tahap ini membutuhkan kreativitas dalam menemukan alternatif-alternatif solusi. Seringkali tahap ini digabungkan langsung dengan tahap evaluasi alternatif. Sebagai akibatnya, usaha pencarian alternatif sering dihentikan setelah ditemukan alternatif yang dinilai layak secara ekonomis walaupun sebenarnya masih ada alternatif yang lebih baik.

Memilih alternatif terbaik melalui pengukuran performansi masing-masing alternatif dan dibandingkan dengan kriteria keputusan yang telah ditetapkan. Alternatif-alternatif yang masih akan dibandingkan antara satu dengan yang lainnya untuk selanjutnya dipilih yang terbaik.

Monday, 20 June 2016

Ancaman Nasional

Ancaman Nasional di Indonesia
JK: Pola Pemberantasan Korupsi Perlu Dievaluasi

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla atau JK menilai sistem pemberantasan korupsi di Indonesia perlu dievaluasi. Selama ini pola pemberantasan korupsi dinilai tidak membuat koruptor jera. Yang dirasakan justru menimbulkan ketakutan untuk mengeksekusi anggaran.

 "Hal ini memang perlu kita evaluasi secara baik. Soal memberantas korupsi, kita sepakat harus keras," ujar JK di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (12/5/2016).

  JK menyatakan, para pejabat saat ini cenderung tidak berani menggunakan anggaran karena takut ada aturan yang terlewat atau dilanggar. Padahal, daerah tetap butuh pembangunan.

   "Hari ini seorang bupati, gubernur diminta membuat tanda tangan tidak akan berjalan kalau tidak ada Keppresnya. Membikin pelabuhan di Jabar, baru bergerak kalau ada Keppres, ndak ada lagi yang mau bertindak," ujar JK.


ANALISA KASUS
   Dalam kasus ini kita dapat melihat bahwa pak Wapres yaitu pak Jusuf Kalla meminta untuk mengevaluasi sistem anti korupsi di Indonesia yang masih jauh dari harapan dia maupun bangsa Indonesia. Hadeeeh,, memang kalo berbicara tentang korupsi agak-agak susah soalnya menurut saya sendiri korupsi itu tidak akan bisa hilang. Ya bagaimana mau bisa hilang dari bibit anak bangsa dan leluhur bangsa Indonesia sudah lama tertanam dalam batin mereka tentang memakan lebih hasil yang mereka kerjakan. Memang kalo kita mendengar kata uang ga akan jauh dari hiruk pikuk bangsa Indonesia yang masih dianggap kekurangan, padahal loh ya kalo dilihat dari keseluruhan Indonesia itu kaya ya tahu lah banyak yang menyebut kalo Indonesia tanah surga. Jauh dari masalah itu kita tinjau lagi daerah sekeliling kita yang dimana rasa peduli pada sesama masih amat jauh walau ga jarang juga orang yang ga seperti itu *contohnya sipenulis wkwkwkwk. Tapi masih saja kebaikan berbagi itu diselewengkan juga diintitusi yang berdiri di negara kita ini. Ntah dari anggaran negara, fasilitas yang disediakan negara, maupun hal pribadi yang masih dikorupsi *selalu menyangkal kalo di tanya. Yah selain itu masyarakat di Indonesia masih saja seneng menerima apa yang didapatnya secara instan tanpa mencoba meraih sesuatu dengan cara berjuang *kebiasaan penulis kalo maen game online. Ntah itu berupa hadiah, kado, bingkisan maupun ya yang mewah-mewah. Huh cukup cape kalo ngomongin korupsi dinegara ku ini, bisa dibilang saking banyaknya manusia yang selalu mengecoh dengan bantuan orang lain, ya dari situlah jaringan ini terus berkembang di Indonesia. Sebenenya masalah ini memang harus dibrantas ya minimal hanya ada 1% kasus seperti ini yang terjadi nantinya lambat laun akan pudar, bagaimana caranya ya penulis menyarankan kembali lagi kepada diri sendiri kalo kamu bisa tanpa mengkorupsi dirimu. Itu yang palig terutama dibanding dengan agama, keyakinan yang kalian miliki soalnya tahu kenapa para koruptor di Indonesia itu ga tahu malu mereka berani menggunakan kekuasaan Tuhannya didepan hakim maupun masyarakat hanya untuk diri kebebasan mereka untuk mengulang kelakuan tak terhormat itu. Di tempat saya ini nih mau urus urusan berkas di keterangan dari kelurahannya saja susah banget, alesannya pa lurah lagi pergi -_- pas sudah dikasih ya duit sama segelintir orang langsung cepet *pengalaman penulis, eitss tapi pelaku itu bukan saya loh. Ya saya juga sebenernya bisa disalahkan atas perlakuan orang yang menyuap kelurahan sebab saya kan yang melihat. Nah dari situ kita juga harus memiliki rasa yang berani, ngomongin masalah berani koruptor juga berani *berani melakukan hal terhina. Dalam hal berani ini kita harus menyimpulkan berani dalam menyampaikan hal yang benar dimana ya kalo korupsi itu salah tetap salah, mana ada kata korupsi itu benar kalo kena virus komputer yang membuat file korup saja sudah salah file ga ada yang lengkap. Maka dari itu dari kecil kita harus tahu mana yang baik dan yang benar menurut kehidupan dan keyakinan (agama). Soalnya kalo ngomongin masalah agama juga masih banyak juga yang menyelempang, eiiitss itu lain kali saja dibahas. Nah kalo ngomong hukuman apa yang setimpal memang agak susah ya di Indonesia ini sebab dimana jika kita memberi hukuman pasti ada ham ham ham HAM *hamburger apa wkwkwkwk.. kagak kek penulis dulu kalo dihukum emak nangis terus minta ampun ga bakal ngulangin lagi berjanji jadi lebih bener sampe saat ini bisa kuliah ya karna jalan yang benar ini yang ditempuh penulis wkwkwkwk. HAM atau bicara hukum yang diterima oleh koruptor kita harus berpikir mereka saja menghiraukan itu *ya kan karena mereka penjahat, nah apa kita juga tidak boleh mentiadakan HAM itu demi kebenaran yang terungkap?! Kalo penulis ada didunia fantasi ini bakal saya bunuh dengan kemampuan heroik saya wkwkwkwk *jangan diikutin ya ^_^ . terus bagaimana dong cara menghukumnya?! Kalo ngomongin hukum pasti ada yang mengkaitkan juga dengan hukum Yang Maha Kuasa, biarlah Tuhan yang menghukum perbuatan mereka. Ehhh lantas kita mau terus menjadi bodoh didepan orang boodoh yang tak memiliki moral seperti itu?! Kalo kamu jawab tidak maka kamu harus berani menjadi yang benar bukan membenarkan diri sendiri seperti para koruptor kamprett itu. Maaf terbawa emosi, habis pada artikel ini membahas hal yang saya paling benci. Maka dari itu kamu harus benar menurut kamu, orang disekitarmu maupun benar dihadapan mana saja terutama Yang Maha Kuasa. Untuk pemerintah kita serahkan politik ini sebaik-baiknya kepada kalian tapi tidak menutup kemungkinan masyarakat yang bekerja karena negara ini ada sebab kitalah masyarakat didalamnya. Korupsi adalah ancaman terbesar di Indonesia sebab kami kita adalah negara ini masih rentan sekali dengan perbaikan korupsi itu, ya kalo mau bener hilang kita harus mengubah stuktur yang ada dan terus mengevaluasi seperti dibilang pa JK apa yang terbaik untuk kita semua agar tidak ada kata korupsi lagi dinegara kita ini, AMIN. Sebenarya masih banyak yang mau penulis curahkan dalam artikel ini tapi tangan cape wkwkwk. Yang terbaiklah pokoknya untuk negara kita ini, kaum pemudanyanya juga jangan jadi lalat diatas tubuh kotoran.

   Semoga artikel ini memberi pandangan kepada pembaca tentang pentingnya kita memberantas kata korupsi pada kamus Indonesia, pokoknya yang terbaik selalu kepada kita. Terima kasih!


Saturday, 23 January 2016

Demodulator FM

Rangkaian Demodulator FM
Demodulasi adalah proses pengembalian sinyal asli (informasi) terhadap sinyal pembawa (carier) dimana rangkaian tersebut menggembalikan fungsi awal sinyal modulasi. Demodulasi sinyal FM memerlukan sebuah sistem yang akan menghasilkan output yang proporsional terhadap deviasi frekuensi sesaat dari inputnya.

Contoh rangkaian Demodulator :


Demodulator adalah rangkaian yang penerima komunikasi (radio, televisi, dan radar) yang berfungsi memisahkan informasi asli dari gelombang campuran yaitu gelombang isyarat pembawa yang termodulasi. Demodulator sering juga disebut dengan detector.
Dalam system modulasi frekuensi (FM) diterapkan rangkaian demodulator yang disebut diskriminator. Sesudah isyarat informasi dipisahkan dari gelombang campuran, maka isyarat informasi itu dikuatkan dan ditampilkan sebagai bunyi atau tanda-tanda lain (misalnya bayangan seperti dalam televisi). Salah satu sistem yang dapat mengakomodasi syarat diatas adalah Frequency Discriminator. Beberapa jenis demodulator FM yang  dikenal yaitu : Slope Detector, Slope Detector, Quadrature Detector, Ratio detector, dan lain-lain.
Prinsip kerjanya:

Pada rangkaian suatu demodulator frekuensi mendeteksi sinyal informasi dari sinyal FM dengan operasi yang berlawanan dengan cara kerja modulator FM. Disini kita menggunakan suatu slope Demodulator Balance discriminator untuk proses modulasi. Secara umum setiap demodulator FM berfungsi mengkonversi setiap perubahan frekuensi menjadi tegangan dengan distorsi seminimal mungkin. Untuk itu, setiap demodulator/diskriminator/detektor FM, secara teori harus memiliki karakteristik kerja yang linier antara tegangan dengan frekuensi.

Friday, 15 January 2016

Prinsip Kerja Modulator FM

Rangkaian Modulator FM
Modulator FM adalah alat yang berfungsi untuk menghasilkan sinyal FM. Sinyal informasi yang masuk akan ditumpangkan kesinyal pembawa (carier) lalu sinyal pembawa yang lebih besar akan berubah terhadap frekuensinya. Dibawah ini adalah contoh rangkaian modulator FM.


Cara kerjanya sinyal yang berisikan infomasi akan ditumpangkan ke sinyal pembawa  (carier) dimana sinyal informasi yang sudah ditumpangkan akan menghasilkan sinyal FM, yang nantinya sinyal informasi akan sama dengan besar frekuensi sinyal pembawanya. Dimana rangkaian yang terdapat diatas terdapat varaktor (CV) yaitu dioda yang mempunyai sifat kapasitas berubah-ubah sesuai dengan tegangan yang diberikannya, dioda ini juga yang dapat mengatur atau mengendalikan frekuensi didalam modulator.

Dioda Varactor pada umumnya terbuat dari bahan Semikonduktor Silikon dengan Sambungan PN yang dirancang khusus untuk memiliki sifat kapasitansi pada rangkaian bias balik (reverse bias) seperti Dioda Zener. Dalam penggunaannya, Terminal Katoda Dioda Varactor akan dihubungkan ke tegangan positif (+) sedangkan terminal Anoda-nya dihubungkan ke tegangan negatif (-). Jika terjadi perubahan beda potensial diantara terminal Katoda dan Anoda yang melebihi breakdown atau tegangan tembus Dioda Varactor,  maka daerah deplesi pada sambungan semikonduktor tipe P dan tipe N dalam Dioda Varaktor tersebut akan terjadi perubahan lebar. Semakin tinggi tegangan terbalik (Reverse Bias) yang diberikan pada Dioda Varaktor, semakin lebar pula daerah deplesi  pada sambungan semikonduktor tersebut yang mengakibatkan semakin rendahnya nilai kapasitansi. Sebaliknya, jika Dioda Varaktor menerima tegangan terbalik atau reverse bias yang rendah, maka deplesi akan menyempit sehingga nilai kapasitansi menjadi lebih tinggi.

Jika tegangan input sebangai sinyal pembawa maka frekuensi modulator itu akan berubah sesuai dengan sinyal pembawa. Maka dari itu output dari modulator FM ini akan mengeluarkan sinyal yang frekuensinya telah berubah sesuai sinyal informasinya.

Sunday, 10 January 2016

Telekomunikasi

1. Apakah definisi dari telekomunikasi ?

Telekomunikasi terdiri dari dua kata “Tele” dan “komunikasi”. “Tele” berarti jauh dan “komunikasi” berarti berhubungan atau saling tukar informasi antar dua pihak. Jadi telekomunikasi bisa diartikan pertukaran informasi antar dua pihak yaitu pihak pengirim dan pihak penerima, dimana terdapat jarak di antara keduanya yang cukup jauh bahkan sangat jauh. Maka dari itu kalo anda sedang berbincang secara langsung dengan rekan anda secara berhadapa maka itu bukan termasuk telekomunikasi tetapi komunikasi biasa ditijau dari kasus maka telekomunikasi membutuhkan alat yang dapat mencakup komunikasi yang jauh seperti HT, Telepon, Website d.l.l.

2. Sebutkan media atau sarana yang bisa digunakan untuk komunikasi (tradisional maupun modern) ?
   
    Tradisional
    1. Alat yang bernama Kentongan
    2. Daun Lontar dari sebuah pohon
    3. Lonceng yang mengeluarkan bunyi
    4. Hewan yang bernama Merpati Pos
    5. Telepon Kaleng yang terhubung dengan benang
    6. Surat
    7. Terompet yang bisa menghasilkan suara
    8. Asap yang keluar dari api
    9. Prasasti yang di tulis
   10. Telegraf
   11. Gong
   12. Gamelan music
   13. Alat musik Gendang
   14. Terompet Keong
   15. Peluit
   16. Anggota tubuh yang bernama Tangan (isyarat tangan)
   17. Bendera
   18. Benda yang bernama Lampu (sandi Morse)
   19. Api Unggun yang menyala
   20. Hewan yang bernama Anjing
   21. Bel yang mengeluarkan suara mirip Terompet

   Modern
   1. Alat komunikasi Telepon
   2. HandPhone atau Telepon genggam
   3. Media massa yang bernama Koran
   4. Televisi
   5. LCD Proyektor
   6. PDA
   7. Faksimili
   8. Radio
   9. Komputer/ Laptop/ Tablet
  10. Jaringan Internet
  11. Microfon
  12. Radar
  13. Handy talky
  14. Toa
  15. Modem

3. Sebutkan dan jelaskan saluran transmisi yang digunakan untuk berkomunikasi?

Media transmisi adalah media yang menghubungkan antara pengirim dan penerima informasi. Beberapa alat elektronika seperti telepon, komputer, televisi, dan radio membutuhkan media transmisi untuk dapat menerima data dan mengirim data. Seperti pada pesawat telepon, media transmisi yang digunakan untuk menghubungkan dua buah telepon adalah kabel. Setiap peralatan elektronika memiliki media transmisi yang berbeda-beda dalam pengiriman datanya.

Macam-macam saluran transmisi :

Guide transmission media
Adalah media transmisi yang menggunakan kabel atau serat kaca. Guide transmission media terdiri dari :
1. Kabel STP
2. Kabel UTP
3. Kabel Coaxial
4. Kabel Fiber Optic

Unguide transmission media
Adalah media transmisi yang menggunakan gelombang. Unguide transmission media terdiri dari :
1. Gelombang Mikro
2. Satelit
3. Inframerah


4. Sebutkan dan jelaskan jenis-jenis modulasi analog?

1. Amplitude modulation (AM)
Modulasi jenis ini adalah modulasi yang paling simple, frekwensi pembawa atau carrier diubah amplitudenya sesuai dengan signal  informasi atau message signal yang akan dikirimkan. Dengan kata lain AM adalah modulasi dalam mana amplitude dari signal pembawa (carrier) berubah karakteristiknya sesuai dengan amplitude signal informasi. Modulasi ini disebut juga linear modulation, artimya bahwa pergeseran frekwensinya bersifat linier mengikuti signal informasi yang akan ditransmisikan.
2. Frequency modulation (FM)
Modulasi Frekwensi adalah salah satu cara memodifikasi/merubah Sinyal sehingga memungkinkan untuk membawa dan mentransmisikan informasi ketempat tujuan. Frekwensi dari Sinyal Pembawa (Carrier Signal) berubah-ubah menurut besarnya amplitude dari signal informasi. FM ini lebih tahan noise dibanding AM.
3. Pulse Amplitude Modulation (PAM)
Basic konsep PAM adalah merubah amplitudo signal carrier yang berupa deretan pulsa (diskrit) yang perubahannya mengikuti bentuk amplitudo dari signal informasi yang akan dikirimkan ketempat tujuan. Sehingga signal informasi yang dikirim tidak seluruhnya tapi hanya sampelnya saja (sampling signal).


5. Sebutkan dan jelaskan jenis-jenis propagasi gelombang radio?

Propagasi Gelombang Radio - Propagasi adalah rambatan gelombang microwave melalui udara dari antena pemancar ke antena penerima yang jaraknya bisa mencapai ribuan kilometer.

Jenis-jenis propagasi gelombang radio :

•    Propagasi Gelombang Tanah
Gelombang tanah merambat dekat permukaan tanah dan mengikuti lengkungan bumi, sehingga dapat menempuh jarak melampaui horizon. Perambatan melalui lintasan ini sangat kuat pada daerah frekuensi 30 kHz – 3 MHz. Di atas frekuensi tersebut permukaan bumi akan meredam sinyal radio, karena benda-benda di bumi menjadi satu ukuran dengan panjang gelombang sinyal. Sinyal dari pemancar AM utamanya merambat melalui lintasan ini.

•    Propagasi Gelombang Langit
Gelombang langit diradiasikan oleh antenna ke lapisan ionosfir yang terletak di atmosfir bagian atas dan dibelokkan kembali ke bumi. Ada beberapa lapisan ionosfir yakni lapisan D , E, F1 dan F2, dimana keberadaannya di langit berubah-ubah menurut waktu, dan sangat mempengaruhi perambatan sinyal. Lapisan D dan E adalah lapisan yang paling jauh dari matahari sehingga kadar ionisasinya rendah. Lapisan ini hanya ada pada siang hari, dan cenderung menyerap sinyal pada daerah frekuensi 300 kHz – 3 MHz.

•    Propagasi Gelombang Langsung
Pada propagasi ini, sinyal yang dipancarkan oleh antenna pemancar langsung diterima oleh antenna penerima tanpa mengalami pantulan, disebut Line Of Sight (LOS). Karena perambatannya harus secara langsung, maka di lokasi- lokasi yang antenna penerimanya terhalang, tidak akan menerima sinyal (blocked spot). Jarak transmisi yang dapat dijangkau pada propagasi LOS relative pendek dan dibatasi oleh tinggi antenna pemancar dan penerimanya.